
E-learning adalah proses dan
kegiatan penerapan; pembelajaran berbasis web (web-based learning), pembelajaran berbasis komputer (computer based learning), kelas virtual (virtual classrooms), dan/atau kelas digital (digital classroom).
Materi-materi
dalam kegiatan pembelajaran elektronik tersebut kebanyakan dihantarkan melalui media
internet, intranet, video atau audio, penyiaran melalui
satelit, televisi interaktif serta CD-ROM. E-learning bisa bervariasi tergantung dari penyelenggara kegiatan e-learning tersebut dan bagaimana cara
penggunaannya, termasuk apa tujuan penggunaannya.
E-Learning
memiliki
4 karakteristik yang membedakannya dengan pembelajaran konvensional, YAITU
:
a. Inter-aktivitas adalah tersedianya jalur komunikasi yang lebih
banyak, baik secara synchronous atau langsung, seperti chatting atau messenger atau asynchronous / tidak
langsung, seperti forum, mailing list, atau buku tamu.
b. Kemandirian
atau Independency adalah
fleksibilitas dalam aspek penyediaan waktu, tempat, pengajar, dan bahan ajar. Hal
ini menyebabkan pembelajaran menjadi lebih terpusat kepada siswa (student-centered learning).
c. Aksesibilitas
atau Accessibility
yaitu sumber-sumber belajarnya menjadi lebih mudah di akses melalui pendistribusian di jaringan internet dengan
akses yang lebih luas daripada pendistribusian sumber belajar konvensional.
d. Enrichment atau Pengayaan. Karakteristik enrichment dalam E-Learning adalah kegiatan
pembelajaran, presentasi materi pelatihan sebagai pengayaan, memungkinkan
penggunaan perangkat teknologi informasi seperti video streaming, simulasi, dan animasi.
Pada dasarnya online
learning memungkinkan fleksibilitas akses, dari mana saja dan biasanya
kapan saja. Hal itu memungkinkan pembelajaran mampu menghemat waktu dan ruang. Namun, bahan ajar harus
dirancang dengan baik dengan melibatkan
peserta didik dan mampu meningkatkan pembelajaran.
Hal itu berarti bahan ajar dalam online learning harus di persiapkan dengan baik, dengan fokus pada
pembelajaran dan peserta didik dengan
alat pendukung yang memadai.
Online learning dipandang sebagai pendekatan
inovatif untuk memberikan instruksi
kepada peserta didik yang berjarak jauh dan menggunakan web sebagai media
perantara. Beberapa istilah yang sering digunakan untuk menyebut e-learning adalah: internet
learning, distributed learning, networked learning, tele-learning, virtual
learning, computer
assisted learning, web based learning, dan
distance learning.
Semua istilah ini
menyiratkan bahwa partisipan
berada pada suatu jarak tertentu dengan guru atau instruktur dan menggunakan
beberapa bentuk teknologi yang umumnya computer untuk mengakses
bahan ajar, serta untuk berinteraksi dengan tutor atau
instruktur dan peserta didik lainnya.
-ph-
No comments:
Post a Comment